IAI At-Taqwa Bondowoso Luncurkan CEPP 2026, KKN Tematik Posdaya Berbasis Masjid
Bondowoso — Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso menggelar kegiatan Community Engagement Preparation Program (CEPP) tahun 2026 pada Senin (12/1/2026) dengan mengusung tema “Pemberdayaan Desa Berkelanjutan melalui Literasi Pendidikan dan Transformasi Ekonomi Kreatif”. Kegiatan ini menjadi tahapan awal sebelum mahasiswa diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Pada awal tahun 2026 ini, mahasiswa KKN IAI At-Taqwa Bondowoso akan diterjunkan di tiga kecamatan, yakni Jambesari Darussholah, Tamanan, dan Maesan, dengan tematik Posdaya berbasis masjid. Program ini sejalan dengan visi dan misi yayasan yang menempatkan masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat.
Dalam sambutannya, Rektor IAI At-Taqwa Bondowoso menyampaikan bahwa KKN berbasis masjid merupakan wujud nyata komitmen kampus dalam menjadikan masjid sebagai pusat pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembangunan komunitas melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya).
“Program ini mengintegrasikan kegiatan KKN dengan fungsi masjid yang lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembangunan komunitas,” ungkapnya.
Adapun tujuan dari KKN tematik Posdaya berbasis masjid ini antara lain meningkatkan peran masjid dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat, membentuk karakter religius mahasiswa dan masyarakat, menggali serta mengembangkan potensi jamaah dan lingkungan sekitar masjid melalui semangat gotong royong, serta mewujudkan keluarga sejahtera dan memperkuat kerja sama masyarakat.
Rektor juga menyampaikan harapannya agar mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.
“Harapan kami, kalian menerapkan ilmu yang didapat di kampus untuk diaplikasikan di lingkungan masyarakat tempat kalian nantinya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan IAI At-Taqwa Bondowoso dalam sambutannya menekankan pentingnya memanfaatkan momentum spiritual, khususnya pelaksanaan KKN di bulan Rajab dan Sya’ban. Beliau berharap mahasiswa KKN semakin giat beribadah dan memperbanyak membaca Al-Qur’an, sejalan dengan identitas kampus sebagai Kampus Santri.
“Saya berharap KKN di bulan Rajab dan Sya’ban ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk semakin giat beribadah dan sering membaca Al-Qur’an, sesuai dengan jargon kampus kita, Kampus Santri,” tuturnya.
Selain itu, Ketua Yayasan juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga kedisiplinan ibadah berjamaah, membiasakan membaca Al-Qur’an dan sholawat, berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang diridhai Allah SWT, serta membiasakan hidup bersih selama menjalankan KKN.
Melalui CEPP dan KKN tematik Posdaya berbasis masjid ini, IAI At-Taqwa Bondowoso berharap mahasiswa tidak hanya menjadi agen perubahan sosial, tetapi juga teladan spiritual yang mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.