Bondowoso, 25 September 2025 — Mahasiswa S2 Program Pascasarjana IAI At-Taqwa Bondowoso sukses menyelenggarakan kegiatan Diskusi Human Leadership di Era Digital yang bertempat di Yayasan Pendidikan Pelajar Islam Nurul Burhan Bondowoso, Kamis (25/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa pascasarjana sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dan kepemimpinan di tengah tantangan transformasi digital.
Diskusi menghadirkan narasumber utama, Dr. Abdul Haq As, yang membahas urgensi kepemimpinan humanis dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa era digital tidak hanya menuntut kecakapan teknis, tetapi juga integritas moral, empati sosial, serta kemampuan membangun relasi yang bermakna.

“Human leadership adalah kepemimpinan yang menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap kebijakan dan keputusan. Teknologi hanyalah alat, sementara nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi fondasi utama,” ujarnya di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, Dr. Abdul Haq As menjelaskan bahwa pemimpin di era digital harus mampu beradaptasi dengan perubahan, mengelola informasi secara bijak, serta memanfaatkan teknologi untuk kemaslahatan bersama. Ia juga menekankan pentingnya literasi digital yang berlandaskan etika dan nilai-nilai spiritual.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dinamis. Para mahasiswa pascasarjana aktif mengajukan pertanyaan terkait tantangan kepemimpinan di lembaga pendidikan, organisasi sosial, hingga institusi keagamaan dalam menghadapi disrupsi digital.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa diskusi ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa Pascasarjana IAI At-Taqwa Bondowoso dalam mengintegrasikan intelektualitas, spiritualitas, dan integritas dalam praktik kepemimpinan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman.
Acara ditutup dengan refleksi bersama dan sesi foto bersama antara pemateri dan seluruh peserta. Dengan terselenggaranya diskusi ini, diharapkan wawasan dan perspektif kepemimpinan mahasiswa pascasarjana semakin luas serta relevan dengan dinamika zaman digital.